Shibuya Crossing, juga disebut sebagai Shibuya Scramble Crossing adalah tempat penyeberangan pejalan kaki di luar pintu keluar Stasiun Shibuya Hachiko. Hal ini disebut sebagai pertarungan penyeberangan sebagai lalu lintas yang berhenti di segala arah, sehingga memungkinkan pejalan kaki untuk berjalan dalam segala arah melalui persimpangan. Persimpangan seperti Shibuya Crossing yang juga dikenal sebagai penyeberangan pejalan kaki menyeberang diagonal atau eksklusif. Perebutan persimpangan di Shibuya Hachiko Square, dilaporkan pejalan kaki tersibuk di dunia persimpangan. Ini dikelilingi oleh layar video, memberikan bladerunner sangat terasa. Ini diabaikan oleh salah satu kafe Starbucks tersibuk di dunia, dari mana foto ini diambil. Persimpangan juga dilengkapi dalam adegan dari Lost in Translation dengan Bill Murray dan Scarlet Johansson.







Zebra CrossTerpadat dan Tersibuk di Dunia
Author: Catatan Kita
| Posted at: 10:38 AM |
Filed Under:
Catatan Aneh,
Catatan Pengetahuan
|
Continue Reading...
Astagfirullah...Beralasan Usir Roh Jahat, Seorang Ibu Tikam Anaknya dengan Iringan Ayat Suci
Author: Catatan Kita
| Posted at: 10:35 AM |
Filed Under:
Catatan Aneh,
Catatan Manusia,
Catatan Misteri,
Catatan Pengetahuan
|
Media massa Inggris dihebohkan dengan berita pembunuhan oleh seorang Muslimah atas anak perempuannya.Shayma Ali, 36 tahun, menikam buah hatinya sebanyak 40 kalu dengan alasan mengusir roh jahat di tubuh sang anak. Saat melakukan aksinya, ayat Alquran diputar melalui rekaman CD.
Saat polisi datang, ia menyatakan bahwa anaknya, yang tidak disebutkan namanya karena alasan hukum, dirasuki oleh jin, roh yang bisa merasuk ke dalam tubuh manusia dan hewan.
Ali kini duduk di kursi pesakitan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Duncan Atkinson, jaksa penuntut, menyebut perangai Ali berubah setelah perjalanan ke Mesir pada tahun 2009. "Dia menjadi terobsesi akan jin yang bisa merasukis siapa saja," katanya.
Keluarganya, sempat memprihatinkan kesehatan mentalnya yang makin memburuk. Demi menghindari jin, kata seorang keluarganya, ia mencongkel mata semua boneka dan menyobek atau memburamkan bagian mata pada apapun gambar atau foto manusia.
"Dia juga menjadi terobsesi dengan pembersihan karena dia percaya roh jahat seperti itu berkembang di ruang kotor," katanya.
Saat bersaksi, dia juga mengatakan Ali berbicara terus-menerus tentang roh-roh jahat dan keyakinan bahwa putrinya dirasuki. Pada tanggal 16 Desember tahun lalu dia sendirian dengan putrinya, yang tengah sakit, di rumahnya di London timur.
Ali kemudian mengatakan kepada seorang psikiater dia telah berdoa ketika dia mulai berpikir tentang mengorbankan anak 'sebagai bukti cintanya Allah'. Dia kemudian mencekik anaknya hingga pingsan, dan membawanya ke dapur. Untuk memastikan jin telah betul-betul pergi, ia menikam anaknya yang pingsan berkali-kali.
Psikiater Dr Philip Baker mengatakan Ali mengalami sakit mental akut. dfalam satu waktu, katanya, dia terlibat normal, "Tapi ketika sifat psikotik-nya muncul, ia mampu melakukan tindak kekerasan yang ekstrim," katanya.
Bahaya !! Sering Kencing di Malam Hari Ternyata Beresiko
Author: Catatan Kita
| Posted at: 10:24 AM |
Filed Under:
Catatan Aneh,
Catatan Misteri,
Catatan Pengetahuan
|
Waspadai sering kencing dimalam hari? apakah Anda termasuk orang yang sering kencing di malam hari? Bila ya, waspadalah. Sebab, kebiasaan tersebut bisa jadi pertanda adanya penyakit serius sedang menghampiri Anda.
Orang yang sering buang air kecil pada malam hari rupanya mempunyai risiko tinggi yang berujung pada kematian. Meskipun orang bersangkutan baru saja sembuh dari kondisi kronis. Penelitian ini berdasarkan studi terbaru yang dilakukan para ahli dunia baru-baru ini. Penelitian ini menjabarkan bahwa kebiasaan buang air kecil di malam hari, merupakan kondisi medis yang diperkirakan menjadi penyebab kematian di kalangan orang dewasa maupun kalangan lanjut usia.
Studi tentang hal ini pertama kali dilakukan oleh peneliti New England Research Institute di Watertown, Massachusetts. Para peneliti tersebut memeriksa rekam kesehatan pada sedikitnya 16.000 pria dan wanita pada usia 20 tahun ke atas.
Mereka menemukan bahwa orang-orang yang bangun di malam hari dan buang air kecil sebanyak dua kali atau lebih, mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi dibanding orang yang buang air kecil kurang dari dua kali pada malam hari.
Hubungan antara kebiasaan buang air kecil dan risiko kematian ini terutama dapat terjadi pada penderita diabetes dan penyakit kardiovaskular. Risiko kematian akan hal ini juga sangat tinggi pada orang yang berusia antara 20 tahun sampai 64 tahun, ketimbang orang yang berusia 65 tahun ke atas.
“Pada orang muda yang mengaku sering mengalami buang air kecil di malam hari, mempunyai risiko kematian dua kali lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kebiasaan ini. Sementara orang dewasa yang intens buang air kecil pada malam hari, memiliki risiko kematian sebesar 20–30 persen lebih tinggi,” papar peneliti dari New England Research Institutes, Varant Kupelian seperti dikutip dari laman healthday.com.
Varant menguji data dari Third National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES III) yang dilakukan antara tahun 1988 dan 1994. Termasuk data sertifikat kematian yang terdapat pada indeks kematian nasional hingga sepanjang Desember 2000.
Dalam kelompok studi yang terdiri atas 15.988 pria dan wanita, kebiasaan buang air kecil pada pria sebanyak 15,5 persen sedangkan pada wanita 21 persen dan semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Varant menyatakan, seringnya buang air kecil bisa menjadi pertanda bahwa orang bersangkutan tengah mengalami penyakit yang tidak terdeteksi atau perkembangan dari penyakit kronis. Ditambahkannya, kebiasaan buang air kecil ketika tengah tertidur dapat pula berisiko pada penyakit lain. Umpamanya kerapuhan tulang yang terjadi ketika orang hendak bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil.
Penelitian yang hampir serupa berkaitan dengan kondisi ini juga pernah dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Kedokteran di Universitas Tohoku, Sendai. Peneliti menguji sebuah kelompok yang bermukim di perkotaan yang berada di utara Jepang. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut sama dengan yang penelitian yang dijalani tim di Amerika Serikat.
Kali ini para ahli di Jepang menguji kesehatan 788 pria dan wanita dengan kisaran usia 70 tahun lebih. Peneliti juga merekam data kematian orang-orang tersebut selama lima tahun. Salah seorang peneliti, Dr Haruo Nakagawa, menemukan peningkatan risiko kematian yang tinggi terjadi pada orang-orang lanjut usia tersebut dengan seringnya kebiasaan buang air kecil di malam hari yang mereka alami. Kondisi ini sudah termasuk memperkirakan penyebab kematian lain yang mungkin terjadi di luar kebiasaan itu.
Dr Haruo kemudian menyimpulkan bahwa semakin sering kebiasaan buang air kecil ini terjadi, maka orang yang bersangkutan mempunyai risiko kematian yang juga semakin tinggi.
“Kedua penelitian ini menunjukkan hubungan yang sama, yakni antara frekuensi buang air kecil dan tingginya risiko kematian,” kata Haruo. Lebih lanjut Haruo mengatakan, langkah selanjutnya adalah mencoba mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab hubungan ini.
“Pesan yang perlu disampaikan kepada pasien adalah jangan lantas menjadi panik ketika Anda termasuk orang yang sering buang air kecil di malam hari,” kata Dr Tomas L Griebling selaku wakil kepala Departemen Urologi di Universitas Kansas, Kansas City. Yang perlu dilakukan, ungkap Tomas, adalah mengatakan keluhan ini kepada dokter Anda. Sebab, mungkin saja Anda mengidap penyakit yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Kebiasaan buang air kecil ini terutama terjadi pada perokok ataupun mantan perokok. Bagi Anda yang merokok, sepertinya semakin banyak alasan untuk berhenti. Penelitian menunjukkan, tidak merokok dapat meningkatkan kesehatan saluran kencing termasuk kesehatan seksual lelaki. Dalam salah satu penelitian, peneliti melakukan survei kepada lebih dari 2.000 orang wanita bangsa Finlandia dengan usia mulai dari 18 sampai 79 tahun tentang kebiasaan merokok dan kesehatan saluran kencing mereka.
Peneliti menemukan bahwa perokok dan mantan perokok 1,8 sampai 2,7 kali lebih sering buang air kecil secara mendadak dan 1,7 hingga 3,0 kali harus buang air kecil secara rutin, daripada orang yang tidak pernah merokok.
Dalam studi yang dilakukan secara terpisah, peneliti menguji sebanyak 178 pria di Rumah Sakit VA di North Carolina. Setelah menyesuaikan dengan faktor lain seperti usia dan ras, peneliti menemukan bahwa responden yang giat olahraga terbukti mempunyai fungsi seksual yang lebih baik ketimbang yang tidak atau jarang berolahraga.“Dari fakta-fakta yang dibeberkan ini,tentunya kita semakin paham akan pentingnya berhenti merokok dan mulai berolahraga secara rutin,” kata Dr Anthony Y Smith.
Orang yang sering buang air kecil pada malam hari rupanya mempunyai risiko tinggi yang berujung pada kematian. Meskipun orang bersangkutan baru saja sembuh dari kondisi kronis. Penelitian ini berdasarkan studi terbaru yang dilakukan para ahli dunia baru-baru ini. Penelitian ini menjabarkan bahwa kebiasaan buang air kecil di malam hari, merupakan kondisi medis yang diperkirakan menjadi penyebab kematian di kalangan orang dewasa maupun kalangan lanjut usia.
Studi tentang hal ini pertama kali dilakukan oleh peneliti New England Research Institute di Watertown, Massachusetts. Para peneliti tersebut memeriksa rekam kesehatan pada sedikitnya 16.000 pria dan wanita pada usia 20 tahun ke atas.
Mereka menemukan bahwa orang-orang yang bangun di malam hari dan buang air kecil sebanyak dua kali atau lebih, mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi dibanding orang yang buang air kecil kurang dari dua kali pada malam hari.
Hubungan antara kebiasaan buang air kecil dan risiko kematian ini terutama dapat terjadi pada penderita diabetes dan penyakit kardiovaskular. Risiko kematian akan hal ini juga sangat tinggi pada orang yang berusia antara 20 tahun sampai 64 tahun, ketimbang orang yang berusia 65 tahun ke atas.
“Pada orang muda yang mengaku sering mengalami buang air kecil di malam hari, mempunyai risiko kematian dua kali lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kebiasaan ini. Sementara orang dewasa yang intens buang air kecil pada malam hari, memiliki risiko kematian sebesar 20–30 persen lebih tinggi,” papar peneliti dari New England Research Institutes, Varant Kupelian seperti dikutip dari laman healthday.com.
Varant menguji data dari Third National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES III) yang dilakukan antara tahun 1988 dan 1994. Termasuk data sertifikat kematian yang terdapat pada indeks kematian nasional hingga sepanjang Desember 2000.
Dalam kelompok studi yang terdiri atas 15.988 pria dan wanita, kebiasaan buang air kecil pada pria sebanyak 15,5 persen sedangkan pada wanita 21 persen dan semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Varant menyatakan, seringnya buang air kecil bisa menjadi pertanda bahwa orang bersangkutan tengah mengalami penyakit yang tidak terdeteksi atau perkembangan dari penyakit kronis. Ditambahkannya, kebiasaan buang air kecil ketika tengah tertidur dapat pula berisiko pada penyakit lain. Umpamanya kerapuhan tulang yang terjadi ketika orang hendak bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil.
Penelitian yang hampir serupa berkaitan dengan kondisi ini juga pernah dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Kedokteran di Universitas Tohoku, Sendai. Peneliti menguji sebuah kelompok yang bermukim di perkotaan yang berada di utara Jepang. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut sama dengan yang penelitian yang dijalani tim di Amerika Serikat.
Kali ini para ahli di Jepang menguji kesehatan 788 pria dan wanita dengan kisaran usia 70 tahun lebih. Peneliti juga merekam data kematian orang-orang tersebut selama lima tahun. Salah seorang peneliti, Dr Haruo Nakagawa, menemukan peningkatan risiko kematian yang tinggi terjadi pada orang-orang lanjut usia tersebut dengan seringnya kebiasaan buang air kecil di malam hari yang mereka alami. Kondisi ini sudah termasuk memperkirakan penyebab kematian lain yang mungkin terjadi di luar kebiasaan itu.
Dr Haruo kemudian menyimpulkan bahwa semakin sering kebiasaan buang air kecil ini terjadi, maka orang yang bersangkutan mempunyai risiko kematian yang juga semakin tinggi.
“Kedua penelitian ini menunjukkan hubungan yang sama, yakni antara frekuensi buang air kecil dan tingginya risiko kematian,” kata Haruo. Lebih lanjut Haruo mengatakan, langkah selanjutnya adalah mencoba mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab hubungan ini.
“Pesan yang perlu disampaikan kepada pasien adalah jangan lantas menjadi panik ketika Anda termasuk orang yang sering buang air kecil di malam hari,” kata Dr Tomas L Griebling selaku wakil kepala Departemen Urologi di Universitas Kansas, Kansas City. Yang perlu dilakukan, ungkap Tomas, adalah mengatakan keluhan ini kepada dokter Anda. Sebab, mungkin saja Anda mengidap penyakit yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Kebiasaan buang air kecil ini terutama terjadi pada perokok ataupun mantan perokok. Bagi Anda yang merokok, sepertinya semakin banyak alasan untuk berhenti. Penelitian menunjukkan, tidak merokok dapat meningkatkan kesehatan saluran kencing termasuk kesehatan seksual lelaki. Dalam salah satu penelitian, peneliti melakukan survei kepada lebih dari 2.000 orang wanita bangsa Finlandia dengan usia mulai dari 18 sampai 79 tahun tentang kebiasaan merokok dan kesehatan saluran kencing mereka.
Peneliti menemukan bahwa perokok dan mantan perokok 1,8 sampai 2,7 kali lebih sering buang air kecil secara mendadak dan 1,7 hingga 3,0 kali harus buang air kecil secara rutin, daripada orang yang tidak pernah merokok.
Dalam studi yang dilakukan secara terpisah, peneliti menguji sebanyak 178 pria di Rumah Sakit VA di North Carolina. Setelah menyesuaikan dengan faktor lain seperti usia dan ras, peneliti menemukan bahwa responden yang giat olahraga terbukti mempunyai fungsi seksual yang lebih baik ketimbang yang tidak atau jarang berolahraga.“Dari fakta-fakta yang dibeberkan ini,tentunya kita semakin paham akan pentingnya berhenti merokok dan mulai berolahraga secara rutin,” kata Dr Anthony Y Smith.
Renungan ::: Jika Tuhan Menjatuhkan Uang dan Batu
Author: Catatan Kita
| Posted at: 10:22 AM |
Filed Under:
Catatan Manusia,
Catatan Pengetahuan
|
Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.
Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
[ http://keunikan-dunia-kita.blogspot.com ]
Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.
Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.
Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan "batu" kepada kita.
[ http://keunikan-dunia-kita.blogspot.com ]
Asal Usul Nasi Goreng
Author: Catatan Kita
| Posted at: 10:15 AM |
Filed Under:
Catatan Pengetahuan,
Catatan Unik
|
Nasi goreng (Hanzi) adalah sebuah komponen penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng.
Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.

Nasi goreng juga dikenal sebagai hidangan khas Indonesia. Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi unsur utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, sampai sambal, saos, kerupuk dan telur goreng.
[keunikan-dunia-kita.blogspot.com]
Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.
Nasi goreng juga dikenal sebagai hidangan khas Indonesia. Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi unsur utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, sampai sambal, saos, kerupuk dan telur goreng.
[keunikan-dunia-kita.blogspot.com]
Ada Sumbangan Sebesar Rp. 1 M Di Toilet
Author: Catatan Kita
| Posted at: 1:21 AM |
Filed Under:
Catatan Aneh,
Catatan Manusia,
Catatan Unik
|
Berbagai macam cara orang untuk
memberikan sumbangan. Beberapa tidak keberatan namanya disebutkan, namun
beberapa lainnya memilih untuk dirahasiakan. Contohnya orang Jepang
ini. Tak mau dikenali identitasnya, dia menyumbang dengan cara yang
unik. Dia letakkan uang sumbangan dalam amplop dan meninggalkannya
begitu saja di toilet umum.
memberikan sumbangan. Beberapa tidak keberatan namanya disebutkan, namun
beberapa lainnya memilih untuk dirahasiakan. Contohnya orang Jepang
ini. Tak mau dikenali identitasnya, dia menyumbang dengan cara yang
unik. Dia letakkan uang sumbangan dalam amplop dan meninggalkannya
begitu saja di toilet umum.
Dikabarkan BBC, Kamis 29
September 2011, amplop uang tersebut dimasukkan ke dalam kantong belanja
dan ditinggalkan begitu saja di toilet umum khusus orang cacat di
wilayah Sakado, Tokyo. Jumlahnya juga tidak sedikit, yaitu 10 juta yen
atau sekitar Rp1,1 miliar. Oleh penemunya, uang ini tidak dimasukkan ke
kantong pribadi, melainkan diserahkan ke kantor polisi.
Dalam
kantong ditemukan sebuah surat yang berbunyi: "Saya tinggal sendirian
dan tidak butuh uang ini." Dalam surat, juga dikatakan uang tersebut
untuk para korban gempa bumi dan tsunami. Polisi Sakado mengatakan jika
sampai tiga bulan tidak ada yang mengaku sebagai pemilik uang itu, maka
akan disumbangkan ke Palang Merah Jepang
BBC mengatakan
ini bukan kali pertama warga Jepang menyumbang dengan cara yang aneh.
Sebelumnya pada tahun 2007, ditemukan 400 amplop masing-masing berisikan
cek senilai 10 ribu yen (Rp1,1 juta) yang diletakkan di toilet-toilet
di seluruh Jepang.
Pada tahun itu juga, sekitar 18 warga Tokyo
dikejutkan oleh amplop berisi 1,8 juta (Rp210 juta) yang dimasukkan ke
kotak pos mereka. Sebelumnya, uang 1 juta yen (Rp116 juta) disebarkan
dari atas sebuah apartemen di Tokyo. Kebanyakan dari uang ini ternyata
diserahkan ke kantor polisi oleh pemungutnya.
Bencana dan
kesusahan akibat tsunami juga tidak membuat warga Jepang gelap mata.
Dalam upaya pembersihan reruntuhan di berbagai lokasi pasca tsunami,
warga menemukan uang hingga senilai US$50 juta (Rp5,8 M) terserak di
antara puing. Mereka juga menemukan uang dalam brankas sebesar US$30
juta (Rp3,5 M). Kesemua uang ini mereka serahkan ke kantor polisi untuk
dicari siapa pemiliknya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
