6 Alasan Pentingnya Networking

Share Artikel Ini Di :
 Dalam kenyataannya suatu organisasi seringkali tidak bejalan sesuai dengan harapan, disebabkan keengganan manusia untuk mengikuti perubahan, dimana perubahan dianggap bisa menyebabkan kegagalan. Hal ini mengakibatkan kecondongan dalam organisasi sehingga perlu dilakukan evaluasi, adaptasi, dan inovasi. Dalam setiap organisasi oleh karena itu tidak bisa dipungkiri, dengan networking yang benar, seseorang bisa meraih kesuksesan dalam karir, meskipun ia tidak begitu menguasai atau berprestasi dalam bidangnya. Namun di balik semua itu, aktivitas networking sangatlah menyenangkan dan tidak sulit dilakukan. Berikut ini adalah enam langkah penting untuk menguasai ilmu networking :

6 Alasan Pentingnya Networking - www.iniunik.web.id

1. Palm-Up Networking

Saat Anda membangun koneksi, apakah Anda memberi atau menerima? "Palm-Up" Networking adalah sebuah istilah dimana kita memberikan pelayanan dan tidak mengharapkan imbalan apapun. Ketika Anda melakukan "Palm-Down", berarti Anda hanya memikirkan diri sendiri. Palm-Up serupa dengan ketulusan pribadi, sedangkan Palm Down berarti ketamakan. Memberilah lebih banyak dan semuanya akan kembali kepada Anda.

2. Lakukan Apresiasi Harian

Pujilah seseorang yang berbeda setiap hari. Anda bisa juga melakukannya via e-mail. Percaya atau tidak, mereka yang menerima e-mail pujian atau terima kasih ini akan menyimpannya dan mengingat Anda. Melakukannya dengan cara menelpon langsung pun tidak masalah. Sederhananya, katakanlah bagaimana Anda menghargai seseorang atas usahanya dan apapun yang telah membuatnya begitu berharga di mata Anda. Jangan dibuat-buat dan mereka pun akan tersanjung dan hatinya akan bahagia.

3. Sejajarkan Diri dengan Orang Lain

Setiap orang memang memiliki nilai yang berbeda-beda di tiap mata yang melihatnya. Namun pada dasarnya semua manusia adalah sama, meskipun dia atasan maupun bawahan. Bukan berarti seseorang yang kaya, terkenal dan berkuasa lebih baik dari Anda. Semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Latihlah diri Anda, dengan demikian, rasa canggung akan teratasi dan kenyamanan berbicara dengan siapapun akan muncul. Kesuksesan hidup bisa datang dari manapun jika Anda mampu berkomunikasi dengan baik dengan semua orang.

4. Rolodex Dip

Ini adalah sebuah istilah dimana Anda memilih secara acak sebuah nama dari daftar database Anda. Pikirkan hal-hal yang Anda sukai dari mereka ataupun hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Hubungilah orang tersebut dan tanyakan kabar mereka. Anda akan terkejut betapa senangnya mereka mendengar kabar dari Anda.

5. Memilih "Guru Hari ini"

Ambillah sebuah objek atau seseorang, dan jadikan dia sebagai "guru". Ingatlah pelajaran apa saja yang ia berikan dalam hidup Anda. "Guru" ini bisa berupa seseorang yang begitu berarti bagi Anda, binatang peliharaan yang setia menemani Anda, atau tumbuhan kesayangan yang perlu disiram setiap hari hingga ia tumbuh besar dan memperindah ruangan Anda.

Intinya, aktivitas ini dapat membantu bahwa hidup tidak hanya berputar kepada Anda saja. Masih banyak yang harus dipelajari dan Anda sebenarnya telah diberikan kesempatan untuk mempelajarinya tanpa disadari. Hubungannya dengan networking? Lakukan hal ini dan lihatlah perbedaan sikap positif orang lain terhadap Anda.

6. Jika Anda Tidak Mood

Pesta, pameran, rapat, dan segala tempat keramaian yang mendatangkan grup orang dalam satu tujuan yang sama adalah kesempatan bagus untuk networking. Namun adakalanya mood sedang tidak bagus dan harus tetap menghadapinya. Apa yang harus dilakukan?

  • Tentukan waktu. Datang dan berbincanglah selama 30 menit, dari situ putuskan apakah Anda bisa melanjutkannya lebih lama.
  • Menentukan tujuan. Tetapkan berapa kenalan baru yang harus Anda dapatkan. Ingat, tujuan Anda bukan sekedar berkenalan dan barter kartu nama. Koneksi yang terbentuk dari pembicaraan yang bermakna yang menjadi tujuan sebenarnya.
  • Biarkan naluri membimbing Anda. Hal ini memang terdengar konyol, namun selalu manjur untuk dicoba. Diamlah sejenak di pojok keramaian. Kosongkan pikiran Anda. Pikirkan dalam benak Anda seperti apakah orang-orang yang ingin Anda temui. Setelah itu, mulailah masuki keramaian kembali dan lihatlah perbedaannya.
  • Koneksikan diri. Anda pasti akan terhubung dengan seseorang. Ketika Anda melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka seperti; Bagaimana Anda memulai pekerjaan Anda saat ini? Siapa customer ideal Anda? Otomatis Anda akan juga menceritakan siapa Anda. Hal ini bisa menjembatani koneksi baru antara Anda berdua. Andapun bisa menawarkan pertolongan kepadanya.
  • Bantuan dan follow-up. Jika Anda menawarkan bantuan, sesuaikan ide dari apa yang Anda lihat di kartu namanya (bidang perusahaan dan posisi jabatan). Berkomitmenlah untuk membantunya dan lakukanlah. Jika Anda telah menghasilkan sebuah ide dari obrolan singkat, jangan ragu untuk menyambung obrolan tersebut di pertemuan selanjutnya. Tawarkan makan siang atau minum kopi bersama. Ada pepatah, 90% dari kehidupan adalah pertemuan. Salah! 90 % dari hidup adalah follow-up!


[http://www.iniunik.web.id/]
Share Artikel Ini Di :

0 komentar:

Post a Comment

 

Catatan Kita Copyright © 2011