Pabrik Blckberry di Malaysia, Terkecohkah anda?

Share Artikel Ini Di :


Jakarta – Kemenkominfo masih sanksi tentang kebenaran Research In Motion (RIM) membuka pabrik di Malaysia. Padahal sudah banyak BlackBerry buatan Malaysia di pasar Tanah Air. Ada apa?
Saat di Indonesia Broadband Economy Forum 2011 di Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu lalu (21/9), Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengutarakan pendapatnya mengenai pembangunan pabrik BlackBerry (BB) di Penang, Malaysia hanya sekadar isu.
“Mengenai isu RIM itu (pembangunan pabrik BB di Malaysia), saya masih bingung apa benar akan dibangun di Malaysia, isunya dari mana,” ujarnya. Pihaknya berharap, media tidak memberitakan desas-desus tanpa dasar itu karena masih perlu konfirmasi ulang dari pemerintah.
Namun pada kenyataannya, terdapat beberapa jenis BB Made In Malaysia dijual di beberapa pusat penjualan ponsel. Menurut keterangan pengamat telematika Abimanyu Wachjoewidajat, RIM memang sudah membangun pabrik di Malaysia.
“Mengapa Kemenkominfo selalu menutupi kenyataan RIM sudah membuat pabrik di Malaysia?” ujarnya kepada INILAH.COM baru-baru ini. Ia menduga sebenarnya pemerintah sudah tahu bahwa RIM memproduksi BB di Malaysia setidaknya sejak 16 Juni 2011 lalu.
Ia menjelaskan, alat telekomunikasi yang resmi beredar di Indonesia harus memiliki sertifikat lulus uji (dalam hal ini Kemenkominfo) sesuai peraturan pemerintah No.52 tahun 2000. Kabarnya, perangkat BB Malaysia yang banyak dipasarkan sejak sebelum lebaran adalah jenis 8520, 9300, 9810 dan mungkin ada tipe lainnya.
Pria yang akrab disapa Abah ini menilai, jika tipe tersebut belum disertifikasi, berarti perangkat yang dipasarkan masih ilegal. Selayaknya proses uji sertifikasi, secara prosedural Kemenkominfo akan memastikan pabrik pembuatnya terlebih dahulu, perusahaan penanggung jawabnya, negara asal, distributor, jenis, dan lainnya.
Selain itu, pengujian teknis telekomunikasi pasti melalui serangkaian proses uji ketahanan, keamanan, fitur, dan lainnya yang tentu selayaknya butuh waktu setidaknya dua pekan. Artinya, “Kemenkominfo bukan lagi menguji kertas, melainkan telah menguji fisik perangkat itu”.
Menurut hasil penelusuran Abah, pada 16 Juni 2011, Kemenkominfo telah mengeluarkan uji sertifikasi untuk BB Malaysia jenis 9360. Info detail Dokumen sertifikasi tersebut bernomor urut 114 dengan Nomor Memo Dinas 1216/SPRHU/BBPPT/VI/2011 yang dikeluarkan pada 16 Juni 2011 dan diunggah pada 17 Juni 2011.
Nomor Permohonan 1110 dengan nama pemohon Research In Motion Limited beserta nama alat pesawat telepon selular dengan merk, model, tipe BlackBerry 9360/SMARTPHONE WIRELESS HANDHELD/RDX71UW dengan Negara Pembuat Malaysia.
Sumber data tersebut diperoleh dari sistem komputer Kemenkominfo yang dipublikasikan Kemenkominfo (sebagai rilis resmi). Artinya, hal ini telah masuk ranah publik namun berhubung informasi ini sangat ‘tersembunyi,’ publik pun sulit mengetahuinya.
Dari fakta tersebut, dapat disimpulkan, Kemenkominfo sudah mengetahui RIM membuat pabrik di Malaysia sebelum 16 Juni 2011, sejak permohonan sertifikasi masuk. BB Malaysia yang beredar di pasaran selain BB 9360 masih merupakan produk illegal dan penjualnya bisa dituntut karena melanggar Peraturan Pemerintah No.52 tahun 2000 dan UU No 36 tahun 1999.
Share Artikel Ini Di :

0 komentar:

Post a Comment

 

Catatan Kita Copyright © 2011